Kolaborasi Pemerintah, Masyarakat dan Pendekatan Budaya untuk Pemulihan Psikologis Pasca Banjir

Authors

  • Khaira Maulida Permata Fakultas Kedokteran, Universitas Malikussaleh Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.17751952

Keywords:

banjir, dampak psikologis, trauma , resiliensi

Abstract

Indonesia sebagai negara rawan bencana sering mengalami banjir yang tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik dan ekonomi, tetapi juga berdampak serius pada kesehatan mental masyarakat. Korban banjir kerap mengalami stres, kecemasan, ketakutan, dan trauma, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan orang tua. Kondisi psikologis ini dapat berkembang menjadi gangguan jangka panjang seperti depresi dan PTSD jika tidak ditangani secara tepat. Penelitian ini bertujuan menggambarkan dampak psikologis banjir serta berbagai upaya pemulihan mental yang relevan bagi masyarakat terdampak. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif analitis berdasarkan berbagai penelitian terkait regulasi emosi, trauma healing, Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT), dan strategi koping berbasis budaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelatihan regulasi emosi mampu menurunkan intensitas emosi negatif dan meningkatkan kemampuan adaptasi korban banjir. Pendekatan trauma healing terbukti efektif untuk anak-anak, sedangkan SEFT memberikan dampak positif dalam meredakan kecemasan pada penyintas bencana. Selain itu, dukungan keluarga, nilai religius, dan keterlibatan komunitas memainkan peran besar dalam memperkuat resiliensi masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa penanganan dampak banjir harus dilakukan secara holistik, tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga mencakup dukungan psikososial, edukasi kesiapsiagaan, dan intervensi budaya untuk meningkatkan ketahanan mental masyarakat.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fitriyah, S., Rahmawati, A. and Syaputra, E.M., 2021. Trauma Healing Pasca Banjir Di Desa Cemara Kulon Kecamatan Losarang Indramayu. Abdi Wiralodra: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), pp.160-172.

Gati, N.W. and Pujianto, J.S., 2024. Hubungan Koping Individu Dengan Tingkat Resiliensi Paska Bencana. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(5), pp.1838-1849.

Hakim, L., Setiawati, B., Hawing, H. and Lestari, I., 2023. Resiliensi Masyarakat dan Penyuluhan Pasca Banjir di Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara. Jurnal Penyuluhan, 19(02), pp.220-231.

Hidayah, N., Masmuri, M., Nisma, N., Jamil, N. and Ambar, A., 2025. Pendampingan Kader Kesehatan Jiwa Dalam Penggunaan Aplikasi Berbasis Android TEMASEFT Untuk Menurunkan Kecemasan Pasca Bencana Banjir Rob di Pinggiran Sungai Kapuas. Jurnal Pengabdian Sosial, 2(5), pp.3507-3513.

Khasan, M., Faqihuddin, A., Sholihah, K.U. and Susanti, R.N., 2023. Pendampingan PFA Dan Play Therapy Untuk Mengurangi Stress Pada Korban Banjir di Desa Payaman. Jurnal Abdimas Musi Charitas (JAMC), 7(1), pp.12-20.

Downloads

Published

2025-11-27

How to Cite

Kolaborasi Pemerintah, Masyarakat dan Pendekatan Budaya untuk Pemulihan Psikologis Pasca Banjir. (2025). Jurnal Wacana Sosial Nusantara, 1(2). https://doi.org/10.5281/zenodo.17751952

Similar Articles

1-10 of 14

You may also start an advanced similarity search for this article.