Resiliensi Psikologis Korban Banjir di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.17093550Keywords:
Resiliensi, Banjir, PsikologisAbstract
Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia dan memberikan dampak signifikan tidak hanya pada kerugian fisik dan material, tetapi juga pada kesehatan mental korban. Tekanan psikologis berupa kecemasan, stres berkepanjangan, hingga gangguan stres pascatrauma (PTSD) sering muncul pascabencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi resiliensi psikologis korban banjir di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis sembilan jurnal serta sumber ilmiah lain terkait resiliensi dan pemulihan pascabencana. Hasil analisis menunjukkan bahwa resiliensi korban dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu dukungan sosial, kecerdasan emosi, spiritualitas (tawakal), serta kesiapsiagaan masyarakat. Dukungan sosial dan pendekatan komunitas terbukti mempercepat pemulihan, sementara aspek religiusitas dan kemampuan regulasi emosi memperkuat daya tahan psikologis korban. Intervensi psikososial dan edukasi kebencanaan juga efektif meningkatkan kapasitas adaptif masyarakat terdampak. Kesimpulannya, resiliensi psikologis menjadi komponen penting dalam pemulihan korban banjir dan perlu didukung oleh kolaborasi lintas sektor melalui program pemulihan yang holistik, mencakup aspek fisik, emosional, dan spiritual.
Downloads
References
Mappaware, N. A. dkk. (2020). Tim Relawan Association of Medical Doctor of Asian (AMDA) Indonesia dan Asian Medical Students Association (AMSA) UMI pada Banjir Bandang Masamba Sulawesi Selatan. Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia, 1(1), 30–38. https://doi.org/10.33096/jpki.v1i1.103
Prasetyo, F. A., Razanah, A., Johan, C. D., Sari, N., & Bangun, M. F. A. (2024). Dampak banjir dibantaran Sungai Ciliwung terhadap psikologis masyarakat sekitar bantaran sungai. Jurnal Studi Multidisipliner, 8(6), 212–219. https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jsm/article/view/3154
Sandrina, S. L. dkk. (2023). Keterkaitan resiliensi dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Health & Medical Sciences, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.47134/phms.v1i1.30
Habibah, R. dkk. (2018). Resiliensi pada penyintas banjir ditinjau dari tawakal dan kecerdasan emosi. Jurnal Psikologi Islam dan Budaya, 1(1), 29–36. https://doi.org/10.15575/jpib.v1i1.2108
Torus, O. B. dkk. (2022). Resiliensi dan kesiapsiagaan terhadap bencana banjir pada masyarakat. Jurnal Gawat Darurat, 4(2), 101–110. https://doi.org/10.32583/jgd.v4i2.663
Hakim, L. dkk. (2023). Resiliensi masyarakat dan penyuluhan pasca banjir di Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara. Jurnal Penyuluhan, 19(2), 220–231. https://doi.org/10.25015/19202346001
Apriyanto, N., & Setyawan, D. (2020). Gambaran tingkat resiliensi masyarakat Desa Sriharjo, Imogiri pasca banjir. Journal of Holistic Nursing and Health Science, 3(2), 21–29. https://doi.org/10.14710/hnhs.3.2.2020.21-29
Anwaruddin, H. (2017). Dukungan sosial dan kecerdasan emosi dengan resiliensi korban banjir. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 6(1), 21–30. https://doi.org/10.30996/persona.v6i1.1627
Taufiq, R. dkk. (2014). Gambaran resiliensi anak pasca bencana banjir di Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Wacana: Jurnal Psikologi, 6(11), 73–87. https://doi.org/10.13057/wacana.v6i1.5
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ilfy Aurelya Purba (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






