Analisis Asas Lex Iniusta Non Est Lex Terhadap Living Law Melalui Teori Hukum Alam: Studi Kasus Pengarakan Pencuri Sepeda Listrik di Gili Trawangan

Authors

  • Azka Tatsbita Hamzah Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Author
  • Suwarsit Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.23244531

Keywords:

Hukum Adat, Hukum Alam, Asas Lex Iniusta Non Est Lex

Abstract

Praktik sanksi adat berupa pengarakan pelaku pencurian di Gili Trawangan memperlihatkan ketegangan antara keberlakuan sosiologis living law dan perlindungan hak asasi manusia. Ditinjau dari doktrin lex iniusta non est lex dalam teori hukum alam, sanksi berbasis public shaming tersebut kehilangan daya ikat moralnya karena bertentangan dengan Pasal 28G UUD 1945 serta merendahkan martabat kemanusiaan. Dari perspektif sistem hukum pidana nasional berdasarkan KUHP Nasional (UU No. 1/2023) dan PP No. 55/2025, pencurian telah dikodifikasi secara tegas dalam Pasal 476 KUHP, sehingga sanksi adat tidak dapat berdiri sendiri menggantikan proses pidana negara. Meskipun demikian, nilai-nilai adat tetap dapat diintegrasikan sebagai pidana tambahan berupa pemenuhan kewajiban adat yang terukur, konstitusional, dan menjamin penghormatan terhadap martabat manusia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aitchison, Guy, dan Saladin Meckled-Garcia. 2021. “Against Online Public Shaming: Ethical Problems with Mass Social Media.” Social Theory and Practice 47(1): 1–31. https://doi.org/10.5840/soctheorpract20201117109.

Béal, Christophe. 2021. “Lex Iniusta Non Est Lex: The Implications of a Misunderstanding.” Revue de Métaphysique et de Morale 112(4): 471–485. https://doi.org/10.3917/rmm.214.0471.

Bello, Petrus C.K.L. 2023. “Pandangan John Finnis Mengenai Hukum Yang Tidak Adil.” Jurnal Hukum & Pembangunan 53(1), Article 9. https://doi.org/10.21143/jhp.vol53.no1.1555.

Frye, Harrison. 2022. “The Problem of Public Shaming.” Journal of Political Philosophy 30(2): 188–208. https://doi.org/10.1111/jopp.12252.

Hardinanto, Aris, Barda Nawawi Arief, Joko Setiyono, Zico Junius Fernando, dan Nahdiya Sabrina. 2024. “Critical Analysis of Living Law Formulation in Law No. 1 of 2023 Concerning the Criminal Code.” Journal of Law and Legal Reform 5(3): 1029–1066. https://doi.org/10.15294/jllr.v5i3.13923.

Muhaimin, Metode Penelitian Hukum (Mataram: Mataram University Press, 2020), hlm. 45–47.

Masyhar, Ali, Rohadhatul Aisy, Anis Widyawati, M. Azil Maskur, dan Ali Murtadho. 2025. “Reclaiming the Unwritten: Living Law’s Prospects under Indonesia’s 2023 Penal Reform.” Jambe Law Journal 8(1): 255–285. https://doi.org/10.22437/home.v8i1.502.

Putri, Nella Sumika. 2023. “The Material Content of Regional Regulations as the Concretization of the Living Legal System in Society (Adat Law) Based on Article 2 of the Indonesian Penal Code (KUHP) 2023.” Jurnal Bina Mulia Hukum 7(2): 231–242. https://jurnal.fh.unpad.ac.id/index.php/jbmh/article/view/1101.

Rozah, Umi, dan Aldi Yudistira. 2025. “Penal Policy Analysis of the Formulation of Customary Law in the 2023 KUHP.” Indonesian Journal of Criminal Law Studies 10(1): 83–114. https://doi.org/10.15294/ijcls.v10i1.19939.

Tan, Seow Hon. 2021. “Radbruch’s Formula Revisited: The Lex Injusta Non Est Lex Maxim in Constitutional Democracies.” Canadian Journal of Law & Jurisprudence 34(2): 461–491. https://doi.org/10.1017/cjlj.2021.12.

Vorhaus, John. 2021. “Bringing People Down: Degrading Treatment and Punishment.” New Criminal Law Review 24(3): 433–466. https://doi.org/10.1525/nclr.2021.24.3.433.

Pamungkas, Gillang. 2025. “Arak-Arakan Pencuri di Gili Trawangan: Saat Hukum Adat Berhadapan dengan KUHP Baru.” Dandapala, 5 Desember 2025. https://www.dandapala.com/article/detail/arak-arakan-pencuri-di-gili-trawangan-saat-hukum-adat-berhadapan-dengan-kuhp-baru.

Zahiruddin, M. 2025. “Viral Perempuan Pencuri Sepeda Listrik Diarak Keliling Gili Trawangan.” detikBali, 19 November 2025. https://www.detik.com/bali/nusra/d-8219127/viral-perempuan-pencuri-sepeda-listrik-diarak-keliling-gili-trawangan.

Republik Indonesia. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. https://jdih.dpr.go.id/index/uu1945.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. https://peraturan.bpk.go.id/Details/234935/uu-no-1-tahun-2023.

Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2025 tentang Tata Cara dan Kriteria Penetapan Hukum yang Hidup dalam Masyarakat. https://peraturan.bpk.go.id/Details/343971/pp-no-55-tahun-2025.

Downloads

Published

2026-10-08

How to Cite

Analisis Asas Lex Iniusta Non Est Lex Terhadap Living Law Melalui Teori Hukum Alam: Studi Kasus Pengarakan Pencuri Sepeda Listrik di Gili Trawangan. (2026). Jurnal Riksa Cendikia Nusantara, 2(10), 1-6. https://doi.org/10.5281/zenodo.23244531

Similar Articles

1-10 of 67

You may also start an advanced similarity search for this article.