Penyuluhan Tentang Aroma Terapi Minyak Essesial jeruk lemon penurunan hiperemis Gravidarum Trimester I
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.18691310Keywords:
Penyuluhan , Terapi Lemon, hiperemis GravidarumAbstract
Kehamilan adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh semua wanita dalam fase kehidupan mereka. Mulai dari saat persalinan sampai bayi lahir, proses ini dimulai. Kehamilan adalah proses fisiologis yang terjadi pada wanita yang dimulai dari hari pertama haid terakhir dan berlangsung selama 280 hari, atau 40 minggu, atau 9 bulan 7 hari. Tujuan Pengabdian Masyarakat : Untuk mengetahui Penyuluhan Tentang Aroma Terapi Minyak Essesial Jeruk Lemon Penurunan Hiperemis Gravidarum Trimester I. Metode Quasi Experimental (Eksperimen Semu) dengan rancangan one Group Pre Post Design. Yaitu melibatkan kelompok perlakuan pretest dan posttest.sampel keseluruhan berjumlah 30 orang Tempat Pengabdian Masyaraka Pengabdian ini dilaksanakan di PMB Erna Fitria Dewi Waktu Pengabdian Masyarakat Pengabdian kepada masyarakat akan dilaksanakan tanggal 23 – 23 September 2025 .Sasaran Pengabdian Masyarakat Sasaran Pengabdian kepada Masyarakat, yaitu ibu hamil yang mengalami Emesis Gravidarum Di PMB Erna Fitria Dewi Pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan. Hasil Secara uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,010 atau lebih kecil dari nilai α (0,05). Berdasarkan hasil statistik dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan anatar frekuensi mual muntah antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi
Downloads
References
Amiliano, S. (2018). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender (lavandula angustifolia) terhadap Penurunan Mual dan Muntah Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Dangung-Dangung Kabupaten Lima Puluh Kota. JOM FKp, 7 No. 1, 7–13.
Andriani, Agnes Widdya. (2017). Pengaruh Aromaterapi Essesial Jeruk Lemon terhadap Kejadian Mual dan Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Mlati II Sleman Yogyakarta. Journal. Universitas „
Aisyiyah Yogyakarta Bartini, I. (2012). ANC:Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Normal (ASKEB II) Dilengkapi Panduan Praktikum dan Senam Hamil. Yogyakarta: Nuha Medika. Buckle, J. (2023). Clinical Aromatheraphy (second edition).
United States: Churchill Livingstone. Cavanagh, H. M. A. dan Wilkinson, J. M. (2002).Biological Activities of Lavender Essential Oil. Pytotherapy Research, Vol. 16, No. 4, hal. 301-308
Dewi, V. N., & Sunarsih, T. (2012). Asuhan Kehamilan Untuk Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.
Irianti, Bayu dkk. 2023. Asuhan Kehamilan Berbasis Bukti. Jakarta:
Sagung Seto. Isnaini, N., & Refiani, R. (2018). Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Trimester I Tentang Hiperemesis Gravidarum di BPM Wirahayu Panjang Bandar Lampung Tahun 2017. Jurnal Kebidanan, 4(1), 11-14. Jannah, N. (2012). Buku Ajar Asuhan Kebidanan:Kehamilan. Yogyakarta: Penerbit Andi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 1 (4). Vol. 4.
Marianti dkk. (2024). Hubungan Dukungan. Suami, Usia Ibu dan Gravida terhadap. Kejadian Emesis Gravidarum. Kaviani et al. (2024) Konsentrasi Pemberian Aromaterapi Lemon Secara Inhalasi dengan menggunakan tissue.
Kia, P.Y., Safajou, F., Shahnazi, M. & Nazemiyeh, H. (2023) The effect of Lemon Inhalation Aromatherapy on Nausea and Vomiting of Pregnancy: A DOuble-Blinded, Randomized Contrlled Clinical Trial. Iraninan Red Crescent Medical Journal. 204 Marrch 16 (3) el4360 Kusmiyati Y, dan Heni, 2023. Asuhan Ibu Hamil. Yogyakarta:
Fitramaya Lemone, P., & Burke. M.K (2011). Medical-Surgical Nursing : Critical Thinking In Clien Care. New Jersey: Pearson education Inc. Lontaan,
Anita, & Korah, B. H. (2023). Pengaruh Promosi Kesehatan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil di Puskesmas Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. In A. M. Pratiwi, & Fatimah, Patologi Kehamilan:Memahami Berbagai Komplikasi Kehamilan (pp. 29- 34). Manado: Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Manado.






