Humanitarian Islam: Genealogi Konflik Agama dan Budaya di Masyarakat

Authors

  • Agung Drajat Sucipto Institut Nahdlatul Ulama Ciamis Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.21892023

Keywords:

Humanitarian Islam, Konflik Agama, Budaya, Kemanusiaan

Abstract

Humanitarian Islam merupakan gagasan yang bisa dijadikan gerakan global untuk menegaskan kembali pesan utama ajaran islam, yakni kasih sayang (rahmah) bagi seluruh alam semesta. Konsep ini digunakan salah satunya sebagai respon langsung dalam setiap konflik yang terjadi. Penelitian studi literatur ini menganalisis data dari berbagai sumber konsep agama (durkhiem), konflik (Coser), hingga peradaban islam. Humanitarian Islam menolak doktrin agama sebagai alat kekuasaan untuk memecah belah. Sehingga gerakan ini bergeser dari yang semula eksklusif sesama umatnya, menjadi inklusif yang eksistensial, sehingga menjadikan seorang muslim yang taat berarti menjadi manusia yang paling depan juga saat membela keadilan bagi sesama. Humanitarian Islam terbagi menjadi tiga gerakan; periode awal islam (Nabi Muhammad), periode pertengahan (fiqih klasik), dan era sekarang. Semakin tinggi ketaatan seorang muslim, maka semakin terdepan seseorang membela sesama manusia melawan ketidakadilan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad Abuzar, Nurunniyah Nurunniyah, & Dinda Mulyani Anjani. (2025). Analisis Strategi Sosiologi Dakwah dalam Menghadapi Problem Sosial Masyarakat. Jurnal Ilmiah Teknik Informatika Dan Komunikasi, 5(2), 534–540. https://doi.org/10.55606/juitik.v5i2.1160

Goodman, G. R. dan D. J. (2005). Teori Sosiologi Modern (6th ed.). Prenada Media,.

Manullang, S. (2014). KONFLIK AGAMA DAN PLURALISME AGAMA DI INDONESIA. Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan, 4(1), 99–120.

Maulidia, H. (2019). RELASI AGAMA DAN MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF EMILE DURKHEIM DAN KARL MARX Hanifa Maulidia A . Pendahuluan Agama adalah sesuatu hal yang sangat penting dalam sebuah masyarakat . Dalam beberapa sumber , “ agama ” diberi arti tidak kacau atau teratur . Denga. Jurnal Sosiologi USK, 13(2), 183–200.

Noor, M. A., & Damaiyanti, V. P. (2024). PERILAKU ANTROPOSENTRISME MASYARAKAT TERHADAP LINGKUNGAN SUNGAI DI DESA LUPAK DALAM KECAMATAN KAPUAS KUALA KABUPATEN KAPUAS. Huma: Jurnal Sosiologi, 4(4), 437–446. https://pdfs.semanticscholar.org/886e/468f81162cce19c3bae3b4f672601255ea7d.pdf

Nur’ain, M., Rapinah, N., Syifa, N., & Anisa, R. N. (2023). Kepemimpinan Rasulullah SAW. Edu-Leadership, 3(1), 1–8.

Panggarra, R., & Sekolah. (2014). KONFLIK KEBUDAYAAN MENURUT TEORI LEWIS ALFRED COSER DAN RELEVANSINYA DALAM UPACARA PEMAKAMAN (RAMBU SOLO’) DI TANAH TORAJA. Jurnal Jaffray, 12(2). http://socialpeace.wordpress.com/2007/11/10/analisis-konflik-dalam-tiga-

Permana, A. K. (2023). Dinamika Konversi Islam di Australia. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 3(3), 565–574. https://doi.org/10.15575/jis.v3i3.30855

Quraish Shihab. (2012). Tafsir al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an (1st ed.). Lentera Hati.

Sucipto, A. D. (2020). Wacana Feminisme dalam Catatan Najwa Spesial Hari Kartini. Kalijaga Journal of Communication, 2(2), 153–166. https://doi.org/10.14421/kjc.22.05.2020

Sucipto, A. D. (2021). Strategi Dakwah Dalam Penguatan Ekonomi Umat Oleh Gerakan Pemuda (Gp) Ansor Kabupaten Banyumas. Jurnal Dakwah, 21(2), 257–280. https://doi.org/10.14421/jd.2122020.6

Sucipto, A. D. (2026a). Julia Kristeva Intertextual of Feminism in the Film Pangku by Reza Rahardian. Bayani: Jurnal Studi Islam, 6(1), 83–96. https://doi.org/https://doi.org/10.52496/bayaniV.6I.1pp83-96

Sucipto, A. D. (2026b). Paradigma Ilmu Sosial Profetik Dan Komunikasi : Humanisasi , Liberasi ,. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora (MURADIK), 2(3), 88–97. https://doi.org/https://doi.org/10.64365/muradik.v2i3.460

Sucipto, A. D. (2026c). Symbolic Psycho-Sufism of Sunan Kalijaga in Serat Dewa Ruci: A Semiotic Analysis of Ferdinand de Saussure. Journal of Indonesian Islamic Studies, 5(2), 433–444. https://doi.org/10.24256/jiis.v5i2.11254

Taqiyuddin, M. (2023). Metode Ahlu Ra’yi dan Ahlu Hadis dalam Menetapkan Hukum. 1(3), 40–49.

Wahid, A. (2006). Islamku Islam anda Islam kita: agama masyarakat negara demokrasi. The Wahid Institute.

Downloads

Published

2026-05-25

How to Cite

Humanitarian Islam: Genealogi Konflik Agama dan Budaya di Masyarakat. (2026). Jurnal Riksa Cendikia Nusantara, 2(5), 30-34. https://doi.org/10.5281/zenodo.21892023

Similar Articles

11-20 of 37

You may also start an advanced similarity search for this article.