Analisis Aspek Sosial Poligami dalam Islam Perspektif Maqashid Syariah

Authors

  • Amran Saiful Universitas Muslim Indonesia Author
  • Said Syarifuddin Abu Baedah Universitas Muslim Indonesia Author
  • M. Akil Universitas Muslim Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.21647479

Keywords:

Sosial, Islam, Maqashid Syariah, Poligami

Abstract

Praktik kegiatan menikah lebih dari satu bagi seorang laki-laki dewasa atau yang sering disebut dikalangan luas dengan istilah “Poligami” merupakan hal yang cukup banyak di perbincangkan di kalangan luas baik dari para ulama maupun masyarakat umum terkhusus di Negara Indonesia, perspektif maqashid syariah dalam konteks poligami adalah pandangan yang mempertimbangkan prinsip-prinsip maqashid syariah atau tujuan-tujuan Syariah dalam menilai praktik poligami. Poligami juga harus dilakukan dengan memperhatikan prinsip keadilan dan keadilan antara istri-istri yang terlibat. Dalam konteks Indonesia, menyelesaikan poligami juga dapat dipertimbangkan dari perspektif maqashid syariah, dengan memperhatikan prinsip-prinsip keadilan dan kemaslahatan umum. Kajian terhadap poligami dewasa ini semakin berkembang dan ramai, dimana menuai problematika dalam pandangan sosial masyarakat. Jenis penelitian ini adalah penelitian penelitian pustaka (library research). Adapun instrument kunci dari penelitian ini adalah sistematis untuk mengumpulkan, mengevaluasi, dan mensintesis literatur yang relevan dengan topik penelitian tertentu. Berdasarkan hasil penelitian pustaka yang dilakukan menunjukkan bahwa: (1) Islam menekankan bahwa keadilan merupakan syarat mutlak dalam poligami, baik dari segi materi maupun non-materi. Tanpa terpenuhinya keadilan, poligami dapat menimbulkan dampak sosial yang bertentangan dengan tujuan awalnya. Oleh karena itu, dari sudut pandang sosial, poligami bukan sekadar hak yang boleh dijalankan, tetapi tanggung jawab besar yang memerlukan kematangan moral, kesiapan ekonomi, dan kesadaran akan dampaknya terhadap keluarga serta masyarakat. (2) Maqashid Syariah tidak secara mutlak mendukung atau menolak poligami. Syariah memberikan ruang bagi poligami, tetapi dengan catatan: harus memenuhi prinsip keadilan, kemaslahatan, dan tidak menimbulkan kerusakan (mafsadat). Apabila poligami dilakukan untuk tujuan yang sesuai dengan Maqashid Syariah seperti menjaga keturunan, melindungi kehormatan, dan memberikan perlindungan, maka dapat dianggap sebagai praktik yang sesuai dengan tujuan syariat. Sebaliknya, jika dilakukan tanpa keadilan, hanya didorong oleh hawa nafsu, dan menimbulkan mudarat, maka praktik tersebut bertentangan dengan ruh Maqashid Syariah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abu ‘Abdillah Muhammad ibn Ahmad al-Qurtuby, Al-Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an (Beirut: Dar al-Fikr, 1999)

Adib, Mashun, ‘Maqashidus Syari’ah, Pengertian, Dan Unsur-Unsur Di Dalamnya’ (NU Online Jawa Tengah, 2021) <https://jateng.nu.or.id/opini/maqashidus-syari-ah-pengertian-dan-unsur-unsur-di-dalamnya-tIvIj>

Adil Sebagai Syarat Poligami Dalam Perspektif Fikih Dan Kompilasi Hukum Islam, Vol. 3 No. (Analitica Islamica)

Adlini, M.N., Dinda, A.H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S.J, Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka, Vol. 6, No (Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 2022)

Ahmad al-Raysuni, Nazariyyat Al-Maqāṣid ‘inda Al-Imām Al-Syāṭibī (Herndon: IIIT, 1995)

Al-Asyqar, Umar Sulaiman, Al-Mudhkhal Ila Al-Syari’ah Wa Al-Fiqh Al-Islami (Al-Ardan: Dar al-Nafais, 2005)

Al-Jauziyah, ‘I’lam Al-Muwaqi’in an Robbil Alamin’, Dar Ibnu Al-Jauzi, 1 (2002), p. 60

Al-Qathtan, Manna, Tarikh Tasyri’ Al-Islami (Kairo: Maktabah Wahbah, 2001)

Al-Syathibi, Al-Muwāfaqāt Fī Uṣūl Al-Syarī‘Ah (Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2003)

Al-Syatibi, Al-Muwāfaqāt Fī Uṣūl Al-Syarī‘Ah, Jilid 2 (Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1997)

Ali Al-Shabuni, Tafsir Ayat Ahkam (Beirut: Dar al-Kutub, 2004)

Ali, Maulana Muhammad, Islamologi (Dienul Islam) (Jakarta: Ikhtiar Baru Van-Houve, 1980)

Alwi, Baso Mufti, Poligami Dalam Islam, Jurnal Ilmiah Al-Syir’ah (Yogyakarta: Journal UNY, 2013), XI, doi:10.30984/as.v11i1.162

Amiur Nuruddin, Azhari Akmal tarigan, Hukum Perdata Islam Di Indonesia (Jakarta: Kencana, 2004)

Aqil, Izan Syarifurrohman, ‘Pengetatan Poligami Di Indonesia Perspektif Maqashid Syariah Dan Hukum Positif’, MADDIKA : Journal of Islamic Family Law, 4.2 (2024), pp. 1–10, doi:10.24256/maddika.v4i2.3994

Busyro, Maqashid Al-Syariah (Jakarta: Prenadamedia Group, 2019)

Chakim, Mohammad Lukman, Muhammad Habib, and Adi Putra, ‘Dialektika Poligami Dengan Feminisme: Analisis Maqasid Syariah Terhadap Poligami Menurut Ulama Klasik Dan Feminisme’, E-Journal Al-Syakhsiyyah Journal of Law and Family Studies, 4.1 (2022), pp. 113–30

Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya (Bogor: Penerbit SABIQ, 2009)

Depdiknas, Kamus Besar Bahasa Indonesia (Jakarta: Balai Pustaka, 2003)

Fink A, Conducting Research Literature Reviews: From the Internet to Paper (Thousand Oaks, CA: Sage Publications, 2014)

Ghofar Shidiq, ‘Teori Maqaṣid Syari‘ah Dalam Hukum Islam’, Jurnal Sultan Agung, XLIV.118 (2009)

Hallaq, Wel B, Sejarah Teori Hukum Islam Pengantar Untuk Ushul Fiqh Mazhab Sunni, ed. by Penerjemah: E. Kusnadiningrat dan Abdul Haris Bin Wahid, Cet I (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2000)

Hasan, M. Ali, Pedoman Hidup Berumah Tangga Dalam Islam (Jakarta: Cendana, 2006)

Ibn Qudamah, Al-Mughnī, Jilid 7 (Riyadh: Maktabah Riyadh al-Ḥadīthah, 1992)

Ichsan, M, ‘POLIGAMI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Kajian Tafsir Muqaranah)’, JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah), 17.2 (2018), p. 151, doi:10.31958/juris.v17i2.1196

Imam Malik, Al-Muwatta (ttp: tnp, tt)

Indonesia, Kamus Besar Bahasa, Pwngwrtian Oligami (Kamus Online Bahasa Indonesia, 2001)

Khairul Umam, Ushul Fiqih (Bandung: Pustaka Setia, 2001)

Kriantono, Rahmat, Teknik Praktis Riset Komunikasi (Jakarta: Prenada, 2006)

Mardani, Hukum Perkawinan Islam Di Dunia Islam Modern (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2011)

Muh. Yunan Putra dan Merry Lestania, Konsep Adil Berpoligami Dalam Kitab Bulughul Maram Min Adillatil Ahkam Karya Ibnu Hajar Al-Asqalani (Kota Bima: Sangaji, 2023)

Muhammad ibn Ali Ibn Muhammad al-Shawkani, Fath Al-Qadir (Beirut: Dar al-Fikr)

Mulia, Siti Musdah, Islam Menggugat Poligami (Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2004)

Mursalim, Supardi, Menolak Poligami Studi Tentang Undang Undang Perkawinan Dan Hukum Islam (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007)

Nasution, Khairuddin, Riba & Poligami: Sebuah Studi Atas Pemikiran Muhammad Abduh, Cet:1 (Yogyakarta: Pustaka Belajar, 1996)

Oni Sahroni, Maqashid Bisnis Dan Keuangan Islam (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2015)

Qardhawi, Yusuf, Madkhal Li Dirasah Al-Sbyari’ah Al-Islamiyah (Kairo: Makbah Wahbah)

Quthb, Sayyid, Tafsir Fi Zhilalil Qur’an, Jilid 2 (Jakarta: Gema Insani, 2002)

Razak, Nasrudin, Dinul Islam (Bandung: Al-Ma’arif, 1977)

RI, Departemen Agama, Al-Qur’an Dan Terjemahnya (Bandung: Gema Risalah Press, 1992)

Ridwan, Metode Dan Teknik Menyusun Tinjauan Pustaka (Literature Review) (Jakarta: Lembaga Penelitian Universitas Indonesia, 2010)

Sabirin, Muhammad Iqbal, ‘Analisis Kritis Konsep Poligami Siti Musdah Mulia Dalam Perspektif Fikih’, Jurnal Al-Mizan, 11.1 (2024), pp. 48–63

Sahrani, Tihami dan Sohari, Fiqih Munaqahat Kajian Fiqih Nikah Lengkap (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2013)

Sajadi, Dahrun, Poligami Dalam Tinjauan Historis, Politis Dan Normatif (Al-Risalah, 2019)

Santoso, Eko Jalu, Life Balance Ways (Jakarta: Gramedia, 2010)

Shihab, M. Quraish, Wawasan Al-Qur’an; Tafsir Maudhu’i Atas Pelbagai Persoalan Umat (Bandung: Mizan, 1996)

Sitanggang, Debora Danisa Kurniasih perdana, Pengertian Analisis Adalah: Berikut Jenis Dan Fungsinya (detik Bali, 2022) <https://www.detik.com/bali/berita/d-6458995/pengertian-analisis-adalah-berikut-jenis-dan-fungsinya>

Slamet Abidin dan Aminudin, Fiqih Munakahat 1 (Bandung: Pustaka Setia, 1999)

Syaltut, Mahmud, Al-Islam Akidah Wa Syari’ah (t.tp: Dar al-Kalam, 1966)

Tihami, Fikih Munakahat (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2010)

Tirmidhi, Imam, Sunan Tirmidhi, juz II (Beirut: Dar al-Fikr, 1994)

Ummah, Dinda Choerul, Kriminalisasi Poligami Dalam Hukum Keluarga Di Dunia Islam (Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah, 2014)

Wahbah al-Zuhaili, Al-Fiqh Al-Islāmī Wa Adillatuhu, Jilid 7 (Damaskus: Dār al-Fikr, 1985)

———, Uṣūl Al-Fiqh Al-Islāmī, ed. by Jilid II (Damaskus: Dār al-Fikr, 1986)

Yusuf al-Qaradawi, Al-Halāl Wa Al-Harām Fī Al-Islām (Kairo: Maktabah Wahbah, 1994)

———, Fī Fiqh Al-Awlawiyyāt (Kairo: Maktabah Wahbah, 1996)

———, Fiqh Al-Aulawiyyāt (Kairo: Maktabah Wahbah, 1995)

———, Fiqh Al-Usrah Al-Muslimah (Kairo: Maktabah Wahbah, 1998)

Zakariyya, Abu al-Husain Ahmad Ibn Faris Ibn, Mu’jam Al-Muqayyis Fi Al-Lughah (Beirut: Dar al-Fikr, 1994)

Downloads

Published

2026-07-28

How to Cite

Analisis Aspek Sosial Poligami dalam Islam Perspektif Maqashid Syariah. (2026). Jurnal Riksa Cendikia Nusantara, 2(7), 106-115. https://doi.org/10.5281/zenodo.21647479

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

21-30 of 49

You may also start an advanced similarity search for this article.