Pemberdayaan Masyarakat Melalui Workshop Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Air Cucian Beras Di Desa Lalang Kabung
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.22013284Keywords:
air cucian beras, pupuk organik cair, pemberdayaan masyarakat, workshopAbstract
Air cucian beras merupakan salah satu jenis limbah rumah tangga yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik cair. Namun, pemanfaatannya masih terbatas karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pengolahannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan, dalam mengolah air cucian beras menjadi pupuk organik cair. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sesi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Bahan-bahan yang digunakan meliputi air cucian beras, gula merah, dan EM4. Campuran tersebut difermentasi selama 15 hari untuk menghasilkan pupuk organik cair. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti langkah-langkah produksi dan memahami cara menggunakan pupuk organik cair tersebut. Proses fermentasi ditandai dengan perubahan warna menjadi cokelat kekuningan, aroma segar dan asam, serta terbentuknya gelembung-gelembung halus. Pupuk tersebut diaplikasikan setelah diencerkan dengan air dengan perbandingan 1:10 pada pagi atau sore hari. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan sampah rumah tangga serta mendukung pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Downloads
References
‘Aini, N., Puspaningrum, Y., Khiftiyah, A. M., & Chusnah, M. (2023). Pengaruh air cucian beras terhadap pertumbuhan. Agrosaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 5(2).
Adwitiya, N. S., Wardiani, D. P., Zahra, S. F. A., Simanjuntak, L. G., Nurmala, D. M., Rakhman, S., Siahaan, I. H., Martini, D., Haerunnisa, N., Baili, I. I., Nuraini, Y. Z., Annashr, N. N., & Dewi, B. K. (2025). Pemanfaatan air cucian beras sebagai pupuk cair organik melalui pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) di RW 10, Kelurahan Mulyasari. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(10), 5455–5460.
Gau, A. D. T., Zamzam, S., Mutmainnah, N., & Qadri, S. N. (2022). Pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai pupuk organik cair ramah lingkungan. ALLOMO: Journal of Community Service, 3(1), 37–42.
Harefa, M. S., Natanael, S., Renata, T., & Wahyuni, I. (2025). Strategi daur ulang limbah air cucian beras sebagai alternatif pupuk cair organik ramah lingkungan. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(12).
Nurmas, A., Adawiyah, R., Arma, M. J., Arif, N., Sarawa, & Boer, D. (2025). Teknologi pembuatan pupuk organik cair (POC) berbahan dasar air cucian beras untuk budidaya tanaman sayuran organik di pekarangan. Jurnal Tarreang, 1(3), 84–94. https://doi.org/10.31605/jtarreang.v1i3.4882
Oja, A., Nasrul, Z., Novi, S., Agam, M., & Rizka, N. (2023). Pembuatan pupuk organik cair dari limbah kulit pisang kepok dan limbah air cucian beras dengan menggunakan bioaktivator EM4. Chemical Engineering Journal Storage, 4(Agustus), 581–595.
Widyastuti, N. W. W., Lestari, E. F., Apriliana, C. Y., Siantur, R., Fatmawati, R. D., Utami, A. H., Prawesti, S. I., Raihan, M., Kurniawan, A., Rosidi, M. A., & Irmawati, B. (2023). Pembuatan pupuk organik berbahan dasar limbah rumah tangga di Desa Kembang Kerang Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 6(1), 36–40.
Ziliwu, Y. M., & Lase, N. K. (2025). Peran mikroorganisme dalam proses degradasi bahan organik. Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian dan Teknologi dalam Ilmu Tanaman, 2(1), 132–141.






