Pengembangan Kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Melalui Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak

Authors

  • Bunari Universitas Riau Author
  • Dewi Ellyssa Afriani Lubis Universitas Riau Author
  • Winda Zahara Universitas Riau Author
  • Alyssa Universitas Riau Author
  • Yoga Saparis Pratama Universitas Riau Author
  • Irma Yulianingsih Universitas Riau Author
  • Siti Rahmadhani Siregar Universitas Riau Author
  • Erin Parida Pakpahan Universitas Riau Author
  • Putri Kartika Sari Universitas Riau Author
  • T. Syadza Zuhra Afifah Universitas Riau Author
  • M. Zakky Wanna Saises Universitas Riau Author
  • Nur Deanny Edly Universitas Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.21902395

Keywords:

Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Kelompok Wanita Tani (KWT), pemberdayaan masyarakat, lahan pekarangan, tanaman herbal, Desa Lubuk Jering

Abstract

Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Provinsi Riau memiliki potensi lahan pekarangan yang dapat dimanfaatkan sebagai kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA), namun pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan pendampingan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang dipimpin oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dalam membangun dan mengelola kebun TOGA sebagai sarana edukasi kesehatan keluarga sekaligus pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif. Metode pelaksanaan meliputi pembersihan lokasi, pemupukan dasar, penanaman bibit rimpang (jahe merah, jahe gajah, kunyit, dan kencur), penanaman benih kangkung sebagai tanaman pendukung, serta monitoring dan penyiraman rutin dua kali sehari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh bibit tumbuh dengan baik, ditandai dengan tumbuhnya kencur pada hari kelima dan kangkung pada hari ketiga setelah penanaman. Kegiatan diakhiri dengan pembuatan plang penanda pintu masuk lahan TOGA dan plang nama tiap jenis tanaman untuk memudahkan identifikasi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan partisipasi dan kesadaran ibu-ibu KWT dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Darnia, M.E. et al. (2023) “Penanaman Tanaman Obat Keluarga ( TOGA ) sebagai Upaya Peningkatan Daya Tahan Tubuh Masyarakat,” 2(1), pp. 124–128.

Ediset, E. et al. (2024) “Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Melalui Optimalisasi Kebun TOGA Dan Produksi Telur Asin Di Nagari Sialang Gaung Kabupaten Dharmasraya,” Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 7, pp. 129–139. Available at: https://doi.org/10.25077/jhi.v7i1.753.

Ghiffari, H.D. et al. (2024) “Pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Pada Kelompok Wanita Tani (KWT),” Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(10), pp. 4586–4591.

Hazin, M., Setiawan, A.C. and Rahmawati, N.W.D. (2023) “Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengembangkan Sentra Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dengan Model ABCD di Desa Jemundo,” Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), pp. 27–35.

Lidar, S. et al. (2021) “Pembudidayaan Tanaman Obat Keluarga ( Toga ) Pada Kelompok Wanita Tani ( KWT ) Seroja Kelurahan Rumbai Bukit Kecamatan Rumbai Barat Kota Pekanbaru,” Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Lancang Kuning [Preprint].

Mujiburrahmad, Kesumawati, E. and Fitri, S. (2023) “Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Melalui Budidaya Dan Pelatihan Pengolahan Tanaman Obat Keluarga ( TOGA ) Dengan Memanfaatkan Lahan Perkarangan Menuju Keluarga Sehat Di Gampong Lam Bheu Kabupaten Aceh Besar,” JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 3(2), pp. 96–106. Available at: https://doi.org/10.59431/ajad.v3i2.182.

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

Pengembangan Kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Melalui Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak. (2026). Dedikasi Mandiri Nusantara, 2(4), 1-8. https://doi.org/10.5281/zenodo.21902395

Similar Articles

11-20 of 37

You may also start an advanced similarity search for this article.