Strategi Pembelajaran Bahasa Inggris Interaktif Berbasis Aktivitas Sehari-hari melalui Program “A Day in My Life” pada Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.21465334Keywords:
aktivitas sehari-hari, gamifikasi, kosakata, pendekatan komunikatif, sekolah dasarAbstract
Program pengabdian kepada masyarakat "A Day in My Life" dilatarbelakangi oleh masih rendahnya efektivitas pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar yang cenderung bersifat konvensional dan kurang kontekstual. Hal ini berdampak pada rendahnya keterlibatan dan pemahaman siswa dalam menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris melalui pendekatan interaktif berbasis aktivitas sehari-hari (daily activities). Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi, perancangan, implementasi, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan menggunakan teknik interaktif seperti role play, Talk Time, serta permainan bahasa yang dikemas melalui konsep gamifikasi untuk melibatkan partisipasi aktif siswa. Hasil kegiatan menunjukkan capaian yang sangat positif, di mana 85% siswa menunjukkan partisipasi aktif, yang berarti telah berhasil memenuhi target indikator keberhasilan (). Selain peningkatan keaktifan, siswa juga menunjukkan peningkatan pemahaman kosakata dalam konteks sederhana, keterampilan pengucapan, serta keterampilan sosial yang lebih kolaboratif. Guru mitra juga memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif. Program ini menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris berbasis konteks kehidupan sehari-hari efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Oleh karena itu, pendekatan ini penting untuk diterapkan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar.
Downloads
References
Badu, H., Kau, M. E. W., Umar, I., Husain, N., Bay, I. W., Ali, S. W., Malabar, F., & Uloli, H. (2023). Pembelajaran menyenangkan sebagai upaya memberdayakan potensi dan menumbuhkan minat belajar siswa SDIT Qurratu A'yun Kota Gorontalo. Jurnal Pengabdian Teknik Industri, 2(1), 7–11. https://doi.org/10.37905/jpti.v2i1.20357
Bay, I. W. (2025). Talk Time: Model interaktif untuk pembelajaran bahasa Inggris dasar anak. Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendekia, 4(3), 39-44. https://doi.org/10.5281/zenodo.15680671
Bay, I. W., & Badu, H. (2024). Efektivitas Fun with English dengan metode role play dalam peningkatan keterampilan berbicara bahasa Inggris. Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia, 3(4), 29–33. https://doi.org/10.5281/zenodo.12702964
Kau, M. E. W., Badu, H., Malabar, F., Ali, S. W., Husain, N., Bay, I. W., & Umar, I. (2025). Gamifikasi Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa. JURNAL ABDIMAS MADUMA, 4(3), 127–132. https://doi.org/10.52622/jam.v4i3.537
Kriswidyanovita, C. (2022). Improving young learners’ speaking skill through role-play. Magister Scientiae, 50(2). https://doi.org/10.33508/mgs.v50i2.3954
Sukmawati, A. A. A. M., Utami, I. G. A. L. P., Santosa, M. H., & Ratminingsih, N. M. (2025). The effectiveness of using role play method to improve the speaking skills of children aged 7-10 as EFL students at Ebisie English Course. Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP), 15(1), 49–60.






