Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas X SMA Edisi 2017
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.18053817Keywords:
kesalahan berbahasa, buku teks, konjungsi, sintaksis, pembelajaran bahasa IndonesiaAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan berbahasa dalam buku teks Bahasa Indonesia Kelas X SMA Edisi 2017 dengan fokus pada aspek penggolongan kata, penggunaan konjungsi, redundansi, serta ketidaktepatan sintaksis dan semantik. Latar belakang penelitian ini berangkat dari adanya celah penelitian sebelumnya yang belum banyak membandingkan edisi buku, masih terbatas pada analisis jenis teks tertentu, serta jarang mengaitkan kesalahan berbahasa dengan dampaknya terhadap keterampilan menulis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi (content analysis). Data berupa kutipan teks dalam buku dianalisis dengan cara mengidentifikasi bentuk kesalahan, mengklasifikasikan berdasarkan kategori kebahasaan, dan menafsirkan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan adanya sejumlah kesalahan berbahasa dalam buku teks edisi 2017, antara lain penggolongan kata adalah dan merupakan sebagai konjungsi, penggunaan namun pada intrakalimat yang seharusnya tetapi, redundansi berupa serta dan, serta pemakaian sedang yang seharusnya sedangkan. Kesalahan-kesalahan tersebut berpotensi menimbulkan miskonsepsi pada peserta didik, khususnya dalam memahami kategori kata, fungsi konjungsi, dan efektivitas kalimat. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kualitas kebahasaan buku teks perlu ditingkatkan melalui proses penyuntingan yang lebih cermat. Secara teoretis, penelitian ini memperluas kajian analisis kesalahan berbahasa dengan pendekatan linguistik wacana, sedangkan secara praktis hasil penelitian dapat menjadi masukan bagi penulis, penyunting buku, maupun guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah.
Downloads
References
Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas X SMA/SMK Edisi Revisi 2017. (2017). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Delfia, E. (2022, Juni 12). Perbedaan kata “sedang” dan “sedangkan” dalam bahasa Indonesia. Scientia: Literasi Klinik Bahasa. https://literasiklinikbahasa.id/perbedaan-kata-sedang-dan-sedangkan
Delfia, E. (2020, September 20). Perbedaan kopula adalah, merupakan dan partikel ialah, yakni, yaitu. Scientia: Literasi Klinik Bahasa. https://literasiklinikbahasa.id/perbedaan-kopula-adalah-merupakan-dan-partikel-ialah-yakni-yaitu
Delfia, E. (2020, October 25). Tata cara penulisan kata penghubung antarkalimat dan intrakalimat. Literasi Klinik Bahasa. https://literasiklinikbahasa.id/tata-cara-penulisan-kata-penghubung-antarkalimat-dan-intrakalimat
Desmawani, R. M., & Ermawati, S. (2022). Analisis kesalahan berbahasa tataran morfologi dan sintaksis dalam buku teks Bahasa Indonesia Kurikulum 2013 kelas XI terbitan Kemendikbud 2016. SAJAK: Sastra, Bahasa, dan Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 1(1), Februari.
Departemen Pendidikan Nasional. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi V). Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Dewi, A., & Haryanto, T. (2019). Konsistensi penggunaan istilah dalam buku teks Bahasa Indonesia. Jurnal Linguistik Indonesia, 37(2), 45–58.
Hendrawanto, Y. (2017). Kelayakan buku teks Bahasa Indonesia SMA/SMK: Analisis kebahasaan, isi, penyajian, kegrafikaan, dan keterbacaan (Tesis Magister, Universitas Negeri Semarang).
Kridalaksana, H. (2008). Kamus Linguistik (Edisi Keempat). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Moeliono, A. M., dkk. (2017). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Edisi Keempat). Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Munawwar. (2023). Konjungtor koordinatif dan subordinatif dalam pembelajaran menulis narasi mahasiswa. JPSS: Jurnal Pendidikan Sang Surya, volume 9, nomor 2, 167–176. https://doi.org/10.56959/jpss.v9i2.123
Munawwar. (2025). Analisis kesalahan berbahasa pada tataran semantik. Medium.com. Diakses dari https://medium.com/@munawwarmawar84/analisis-kesalahan-berbahasa-pada-tataran-semantik-e1e5386356f4
Munawwar. (2025). Ketika satu kata mengubah makna: Kesalahan diksi dalam tataran semantik dan dampaknya terhadap keefektifan kalimat. Medium.com. Diakses dari https://medium.com/@munawwarmawar84/ketika-satu-kata-mengubah-makna-kesalahan-diksi-dalam-tataran-semantik-dan-dampaknya-terhadap-keefektifan-kalimat
Setiawan, R. (2020). Evaluasi struktur kalimat dalam buku teks pelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebahasaan, 42(3), 123–135.
Simbolon, M. (2016). Analisis kesalahan berbahasa dalam buku teks Bahasa Indonesia edisi revisi 2016. Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 11(1), 67–78.
Tarigan, H. G. (1988). Pengajaran analisis kesalahan berbahasa. Bandung: Angkasa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Rifai Taha, Nur Qalbi Andini. A, Munawwar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





